Function Pada PHP

Search for a command to run...

No comments yet. Be the first to comment.
Belajar php secara bertahap yang diperuntukkan untuk pemula. Dimana dibagi menjadi 4 kelompok materi yaitu: - PHP dasar - PHP OOP - PHP Web, - PHP Framework (Laravel 8) Request by: Rifky Hilman
PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor. Agak menbungkan juga sih. Saat diperhatikan kembali kepanjangan PHP, tertulis juga PHP didalamnya. Apa saja yang akan dibahas? Pengenalan PHP Menginstall PHP Cara menggunakan PHP (Hello world!) ...
Waktu dapet kerjaan pertama sebagai front-end dev di dusdusaan.com (2019), aku dikasih project pake React, seingat gue aplikasinya tentang reseller dimana fitur yg saya kerjakan adalah tentang point dan event para reseller. Jujur aja, waktu itu aku b...

Awal mula gue pake TypeScript itu sebenernya bukan karena inisiatif sendiri, tapi karena kepepet. Waktu itu kantor lagi ngembangin dashboard chatbot buat tim CS, dan project-nya udah jalan duluan pake TypeScript. Gue yang baru masuk tim, langsung dis...

Javascript

Terkadang kita mendapatkan data bilangan misal response saat nge-hit API ke backend kita sendiri atau saat menggunakan third-party API anggap saja Xendit atau Midtrans tetapi berbentuk string. Seperti contoh dibawah ini. { "data": { "total_bela...

Cerita Mentor

On this page
Function adalah kode program yang dibuat khusus untuk potongan kode yang dapat dipakai berulang-ulang ketika dibutuhkan misal function untuk menghitung kentang. Contoh.
<?php
function hitungKentang($belanjaan) {
$kentang = 0;
foreach($belanjaan as $b) {
if($b === "kentang") {
$kentang = $kentang + 1;
}
}
return $kentang;
}
$barangBelanja = ["pisang", "kentang", "kentang", "ubi", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang",
];
echo hitungKentang($barangBelanja);
Pada kode diatas akan menghasilkan 11
Function pada PHP dapat memiliki argument atau tidak, dapat memiliki return atau tidak, dapat memiliki nilai default atau tidak, bahkan dapat ditentukan tipe data argument yang dikirimkan dan hasil yang akan dieksekusi oleh function tersebut, akan kita bahas satu per satu.
Function ini adalah dasar atau basic dari sebuah fuction, dimana ketika function itu dipanggil hanya akan dijalankan tanpa harus memberikan balikan. Misal function salam. Perhatikan contoh.
<?php
function salam() {
echo "Assalamu alaikum!";
}
salam();
Pada contoh pertama (hitungKentang) kita telah menggunakan argument pada function yang mana mengirimkan parameter barang belanja dan dikalkulasi sehingga menjdapatkan hasil balikan berupa jumlah kentang.
Pada saat penulisan function kadang kita butuh data yang diproses memiliki nilai default jika tidak dikirimkan saat dipanggil dan jika dikirimkan telah ditentukan tipe data apa yang bisa diproses dan apa tipe data yang akan dikembalikan. Misalnya contoh menjumlahkan dua buah bilangan. Perhatikan contoh.
<?php
function jumlahkanBialangan(int $a = 0, int $b = 0): int {
return $a + $b;
}
echo jumlahkanBialangan(1, 3);
Cara ini lebih aman, ini sangat disarankan demi mendapatkan kode yang aman dari bug, btw ini disebut type declaration, sudah tersedia sejak PHP vesi 7.4 keatas
Function yang menerima parameter dengan tipe yang sama dan alih alih mengirimkan sebuah array maka cara ini bisa dipakai. Kita gunakan kode function menghitung kentang pada contoh ini.
<?php
function hitungKentang(string ... $belanjaan): int {
$kentang = 0;
foreach($belanjaan as $b) {
if($b === "kentang") {
$kentang = $kentang + 1;
}
}
return $kentang;
}
echo hitungKentang("pisang", "kentang", "kentang", "ubi", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang");
Terkadang sebuah function dibutuhkan untuk disimpan pada sebuah variabel untuk dieksekusi dengan nama variabel tersebut. Perhatikan contoh.
<?php
function hitungKentang(string ... $belanjaan): int {
$kentang = 0;
foreach($belanjaan as $b) {
if($b === "kentang") {
$kentang = $kentang + 1;
}
}
return $kentang;
}
$h = "hitungKentang";
echo $h("pisang", "kentang", "kentang", "ubi", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang");
Anonim function adalah sebuah function yang tidak memiliki nama yang yang dijalankan ketika telah disimpan sebagai variabel atau argumen. Perhatikan contoh berikut.
<?php
$h = function (string ... $belanjaan): int {
$kentang = 0;
foreach($belanjaan as $b) {
if($b === "kentang") {
$kentang = $kentang + 1;
}
}
return $kentang;
};
echo $h("pisang", "kentang", "kentang", "ubi", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang",
"mangga", "kentang", "kentang", "ubi", "kentang", "jagung", "kentang", "pisang");
Pada PHP ada cara menyingkat penggunaan anonim function yang disebut arrow function, dengan mengubah keyword function jd Fn. Perhatikan contoh.
<?php
$kaliDelapan = fn($x) => $x * 8;
echo $kaliDelapan(3);
Callback adalah penggunaan function sebagai parameter pada function, misalnya contoh berikut digunakan untuk menghitung huruf dan untuk mengubah inputan menjadi huruf besar semua.
<?php
function callback(string $kata, callable $callback) {
return $callback($kata);
}
$hitung = callback("Asrul", fn($x) => strlen($x));
$kapital = callback("Asrul", fn($x) => strtoupper($x));
echo $hitung . PHP_EOL;
echo $kapital;
Function yang mampu untuk memanggil dirinya sendiri disebut dengan rekursif. Ini sering digunakan untuk mempermudah pengerjaan yang berulang dengan pola yang telah jelas. Misal untuk menghitung nilai faktorial pada matematika.
<?php
function faktorial(int $nilai): int {
return $nilai === 1 ? 1 : $nilai * faktorial($nilai - 1);
}
echo faktorial(3);
Semoga bermanfaat....